RUANG.News, JAKARTA — Target penerimaan pajak tahun ini sulit bisa tercapai. Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa.
Purbaya beralasan ekonomi Indonesia sedang tidak dalam kondisi baik. Ia pun menegaskan sulitnya mencapai target penerimaan pajak bukan salah para pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.
“Makanya target Anda susah dicapai, saya pernah bilang di meeting besar, bukan salah orang pajak itu tidak tercapai, karena ekonominya turun,” kata Purbaya dalam rapat di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak-Wajib Pajak Besar (LTO), Jakarta, akhir pekan kemarin.
Purbaya mengaku, memahami masyarakat banyak yang tak peduli dengan kondisi itu.
Oleh karena itu, ia meminta pegawai DJP untuk terus bekerja keras memastikan penerimaan pajak optimal.
Ia juga mengatakan, kerja keras Kemenkeu mengembalikan perekonomian mulai terlihat. Purbaya optimis penerimaan pajak akan mulai naik.
“Mudah-mudahan nanti pajaknya agak membaik sedikit. Saya harapkan target-target bisa tercapai,” tuturnya.
Pada keempatan itu, Purbaya juga mengutarakan optimisme terhadap penerimaan pajak 2026. Ia yakin, ekonomi Indonesia akan membaik tahun depan dan penerimaan pajak bakal menanjak.
“Kita akan dorong tumbuhnya ke 6 persen, itu harusnya kalau rasio kita betul itu private sector-nya bisa jalan, bisa,” ucap Purbaya.
Sekadar diketahui, Pemerintah menargetkan penerimaan pajak Rp2.076,9 triliun pada tahun 2025. Per September 2025, penerimaan pajak Rp1.295,3 triliun setara dengan 62,4 persen dari target.
Realisasi penerimaan pajak saat ini turun 4,4 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu. Pada September 2024, realisasi penerimaan pajak Rp1.354,9 triliun. (*)








