RUANG.NEWS MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PDIP, Andi Tenri Uji, menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat dalam rapat paripurna penyampaian hasil reses masa persidangan tahun 2025–2026, yang digelar pada Senin (20/4).
Dalam pemaparannya, Andi Tenri Uji menegaskan bahwa berbagai usulan yang dihimpun berasal dari tiga kecamatan di Daerah Pemilihan (Dapil) Makassar 5.
Aspirasi tersebut merupakan hasil pertemuan langsung dengan masyarakat saat pelaksanaan reses kedua.
Ia menyebutkan, secara umum permasalahan yang dihadapi warga relatif serupa, seperti kebutuhan pemasangan CCTV serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Namun, terdapat sejumlah isu khusus yang dinilai mendesak dan membutuhkan perhatian Pemerintah Kota Makassar.
“Saya tidak membacakan semuanya karena pada dasarnya permasalahan di tiap wilayah hampir sama, seperti kebutuhan CCTV dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Makassar,” ujar Wakil Bendahara PDIP Sulsel ini dalam rapat.
Meski demikian, ia menyoroti beberapa aspirasi prioritas yang dinilai perlu segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Makassar.
Salah satu usulan utama adalah permintaan pembangunan pasar tradisional di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate.
Menurutnya, keberadaan pasar tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas ekonomi warga setempat.
Selain itu, ia juga meminta pemerintah melakukan penertiban izin usaha kafe, khususnya yang berada di wilayah permukiman.
Hal ini dinilai penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan warga.
Di sektor pendidikan, Andi Tenri Uji mendorong penambahan fasilitas pendidikan di wilayah yang masih kekurangan sarana, seperti Kecamatan Mariso dan Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate.
Tak hanya itu, ia turut menyoroti pelayanan publik di kantor lurah Bontoduri.
Ia meminta agar pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan, mengingat selama ini kantor tersebut sering berpindah-pindah lokasi.
“Hal ini tentu berdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat, sehingga perlu perhatian serius dari pemerintah,” tambahnya.
Aspirasi yang disampaikan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Kota Makassar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.(**)







