Menu ✖

DPRD Makassar

HMI Makassar Ungkap Ribuan Anak Putus Sekolah, CSR Dinilai Tak Tepat Sasaran

badge-check

HMI Makassar Ungkap Ribuan Anak Putus Sekolah, CSR Dinilai Tak Tepat Sasaran (Foto: IST) Perbesar

HMI Makassar Ungkap Ribuan Anak Putus Sekolah, CSR Dinilai Tak Tepat Sasaran (Foto: IST)

RUANG.NEWS MAKASSAR – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar menyoroti pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di Kota Makassar yang dinilai belum menyentuh persoalan mendasar di sektor pendidikan.

Kritik tersebut disampaikan HMI saat menyampaikan aspirasi di gedung sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar di Jalan Letjen Hertasning, Rabu (06/05/2026).

Sejumlah anggota DPRD Makassar hadir menerima aspirasi itu, di antaranya Ketua DPRD Supratman, Wakil Ketua DPRD Andi Suharmika dari Fraksi PDI-P, Anwar Faruq, Eric Horas dari Fraksi Gerindra, Ketua Komisi D Ari Ashari Ilham, Ketua Fraksi Mulia Ray Suryadi Arsyad, serta Tri Sulkarnain.

Ketua HMI Cabang Makassar, Sarah Agus Salim, menilai sebagian besar program CSR perusahaan masih bersifat seremonial dan belum memberi dampak nyata terhadap tingginya angka anak putus sekolah di Makassar.

“Program CSR hari ini lebih banyak simbolik. Yang terlihat hanya pembagian sembako dan seminar pelatihan, sementara persoalan pendidikan masih terbengkalai,” ujar Sarah.

Menurutnya, kondisi pendidikan di Makassar sudah berada dalam situasi darurat. HMI mencatat angka anak putus sekolah di Kota Makassar mencapai sekitar 34.371 anak sepanjang periode 2024 hingga 2026.

Sarah menyebut lonjakan angka tersebut menunjukkan program CSR belum diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat, terutama kelompok rentan yang kesulitan mengakses pendidikan.

“CSR seharusnya menjadi instrumen strategis untuk menekan angka putus sekolah. Tapi yang terjadi justru lebih banyak pencitraan daripada dampak nyata,” katanya.

Selain menyoroti substansi program, HMI juga mengkritik transparansi pengelolaan dana CSR yang berada di bawah koordinasi Dewan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP) Makassar.

HMI mempertanyakan penggunaan dana CSR yang dinilai tidak tepat sasaran dan minim pengawasan publik.

“Publik tidak pernah tahu program apa yang dijalankan, siapa unsur masyarakatnya, siapa unsur medianya. Tidak ada keterbukaan, padahal dana yang dikelola sangat besar,” tegas Sarah.

Ia menjelaskan, regulasi yang terakhir diperbarui pada 2016 memberi kewenangan besar kepada Dewan TSLP untuk mengoordinasikan dan menyalurkan program CSR perusahaan di Makassar. Bahkan, perusahaan yang tidak menjalankan CSR dapat dikenai sanksi hingga penghentian izin usaha.

Namun, HMI menilai implementasi aturan tersebut belum berjalan optimal. Mereka mendesak Pemerintah Kota Makassar mengevaluasi keberadaan Dewan TSLP dan membuka pengelolaan dana CSR secara transparan kepada publik.

HMI juga meminta pemerintah mengaudit perusahaan yang dinilai belum berkontribusi terhadap program CSR di sektor pendidikan.

“Anggaran pendidikan seharusnya 20 persen dari APBD, tapi angka putus sekolah masih sangat tinggi. Artinya ada persoalan serius dalam kebijakan pendidikan dan pengelolaan CSR,” ujar Sarah.

Selain itu, HMI meminta Pemkot Makassar mereformulasi kebijakan pendidikan, memperluas akses pendidikan yang merata, serta memastikan program CSR benar-benar berfokus pada upaya menekan angka putus sekolah.

“Aksi ini tidak ditunggangi kepentingan apa pun. Kami hadir karena melihat realitas pendidikan di Makassar yang membutuhkan perhatian serius,” pungkasnya.(**)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Semangat Kemerdekaan, DPRD Makassar Satukan Legislator dan Staf Lewat Mini Soccer

19 Agu 2026 - 00:46 WITA

Semangat Kemerdekaan, DPRD Makassar Satukan Legislator dan Staf Lewat Mini Soccer

Lewat SiAKSES, Proper Sekretariat DPRD Makassar Ubah Layanan Keuangan Jadi Serba Real-Time

29 Jul 2026 - 17:47 WITA

Lewat SiAKSES, Proper Sekretariat DPRD Makassar Ubah Layanan Keuangan Jadi Serba Real-Time

Renovasi Tuntas, Gedung Sayap Kanan Jadi Kantor Sementara DPRD Makassar

27 Jul 2026 - 19:16 WITA

Renovasi Tuntas, Gedung Sayap Kanan Jadi Kantor Sementara DPRD Makassar

Sidak DPRD Ungkap Persoalan PSU dan Fasilitas Sosial di Green River View

24 Jul 2026 - 21:06 WITA

Sidak DPRD Ungkap Persoalan PSU dan Fasilitas Sosial di Green River View

Eric Horas Dorong Pembahasan Ranperda APBD 2025 Segera Tuntas

16 Jul 2026 - 18:27 WITA

Eric Horas Dorong Pembahasan Ranperda APBD 2025 Segera Tuntas
Trending di DPRD Makassar