Menu ✖

Politik

Beberapa Nama Masuk Bursa Calon Sekretaris Golkar Sulsel, Patarai Amir Dinilai Layak

badge-check

Andi Patarai Amir (IST) Perbesar

Andi Patarai Amir (IST)

RUANG.NEWS MAKASSAR – Bursa calon Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai menghangat seiring proses penyusunan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Ketua DPD I Golkar Sulsel terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS).

Sebagai ketua formatur, IAS masih menghimpun usulan nama-nama yang akan mengisi struktur kepengurusan periode mendatang.

Sejumlah kader mulai disebut-sebut berpeluang mengisi jabatan sekretaris yang merupakan salah satu posisi strategis di tubuh partai.

IAS mengungkapkan sedikitnya ada empat nama yang masuk dalam bursa, yakni Rahman Pina, Armin Mustamin Toputiri, Arfandy Idris, dan Andi Patarai Amir.

Rahman Pina saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Golkar. Ia juga merupakan mantan anggota DPRD Kota Makassar.

Sementara itu, Armin Mustamin Toputiri dikenal sebagai kader senior Partai Golkar Sulsel yang pernah menjadi anggota DPRD Sulsel.

Nama lain yang turut mengemuka adalah Arfandy Idris, yang juga merupakan kader senior Golkar Sulsel dan mantan anggota DPRD Sulsel.

Adapun Andi Patarai Amir menjadi salah satu figur yang dinilai memiliki pengalaman organisasi dan politik yang cukup menonjol.

Pakar Komunikasi Politik, Attok Suharto, menilai jabatan sekretaris memang tidak harus diisi oleh anggota Fraksi Golkar DPRD.

Namun, menurutnya, kader yang berasal dari legislatif memiliki keunggulan karena memahami dinamika politik serta kerja-kerja kelembagaan.

“Jika berasal dari Fraksi DPRD, tentu menjadi nilai tambah karena memahami dinamika politik legislatif dan memiliki akses terhadap kerja-kerja politik sehari-hari,” kata Attok.

Ia menambahkan, sosok yang mendampingi IAS idealnya merupakan “politisi produktif”, yakni kader yang masih aktif berkarier dari bawah dan telah teruji melalui proses elektoral.

“Saya mengharapkan figur politisi produktif yang bisa mendampingi Pak IAS. Politisi produktif adalah politisi yang masih berkarier dari bawah dan teruji secara elektoral di pemilu,” ujarnya.

Menurut Attok, nama-nama seperti Rahman Pina, Arfandy Idris, Armin Mustamin Toputiri, dan Andi Patarai Amir merupakan figur yang memenuhi kriteria tersebut. Namun, di antara mereka, ia menilai Andi Patarai Amir memiliki keunggulan lebih.

“Dari Nama-nama yang beredar, Andi Patarai Amir dapat menjadi pilihan utama,” katanya.

Attok menjelaskan, selain berstatus sebagai anggota Fraksi Golkar DPRD Sulsel, Patarai Amir memiliki rekam jejak kepemimpinan yang cukup panjang. Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Maros serta Ketua DPD II Partai Golkar Maros.

Menurutnya, pada masa kepemimpinan Patarai Amir sebagai Ketua DPD II Golkar Maros, partai tersebut berhasil mendominasi perolehan kursi di DPRD Kabupaten Maros hingga meraih posisi Ketua DPRD. Saat ini, Patarai Amir juga menjabat sebagai Ketua SOKSI Sulawesi Selatan.

Sementara diketahui, SOKSI merupakan organisasi tri karya yang mendirikan Partai Golkar.(***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jika Ingin Maju Musda Demokrat Sulsel, Appi Butuh Minimal 6 Dukungan

11 Okt 2026 - 17:05 WITA

Jika Ingin Maju Musda Demokrat Sulsel, Appi Butuh Minimal 6 Dukungan

TUNAS 1 & 2 TIDAR Makassar, Sultan Tajang Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Perubahan

10 Okt 2026 - 22:02 WITA

TUNAS 1 & 2 TIDAR Makassar, Sultan Tajang Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Perubahan

NasDem Sulsel Perkuat Barisan di Luwu Raya

10 Okt 2026 - 19:37 WITA

NasDem Sulsel Perkuat Barisan di Luwu Raya

Bawaslu Sulsel Gandeng UIN Alauddin Perkuat Pendidikan Politik

9 Okt 2026 - 00:52 WITA

Bawaslu Sulsel Gandeng UIN Alauddin Perkuat Pendidikan Politik

DPP Demokrat Pakaikan Jaket dan Serahkan KTA ke Appi, Babak Baru Politik Dimulai

8 Okt 2026 - 16:16 WITA

DPP Demokrat Pakaikan Jaket dan Serahkan KTA ke Appi, Babak Baru Politik Dimulai
Trending di Politik