RUANG.NEWS MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melakukan manajemen beban sementara untuk menjaga kestabilan sistem dan kontinuitas pasokan listrik di wilayah Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Langkah ini menyusul gangguan teknis pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Punagaya yang dikelola pihak swasta. Gangguan tersebut mengurangi daya mampu pasok sistem kelistrikan Sulbagsel.
Selain itu, kemarau panjang yang dikaitkan dengan fenomena El Nino Godzilla turut menekan produksi listrik dari pembangkit berbasis hidro. Kondisi tersebut menyebabkan daya mampu pasok pembangkit hidro menurun hingga 700 megawatt (MW).
Kombinasi kedua faktor itu mengurangi ketersediaan pasokan listrik dan membuat sebagian pelanggan mengalami gangguan listrik di rumah masing-masing.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang timbul akibat kondisi tersebut.
“Kami memohon maaf atas terganggunya kenyamanan pelanggan. Manajemen beban ini terpaksa dilakukan untuk menjaga kestabilan sistem agar tidak terjadi gangguan yang lebih luas dan pasokan listrik tetap berkelanjutan bagi masyarakat. Saat ini seluruh tim kami bekerja untuk mempercepat pemulihan dan memastikan layanan kelistrikan kembali normal,” ujar Didik.
PLN Siapkan Tambahan Pasokan 62 MW
Untuk mengatasi kondisi tersebut, PLN memperkuat koordinasi guna menangani kendala teknis pada pembangkit yang mengalami gangguan. PLN juga mengerahkan sejumlah tim untuk melakukan langkah mitigasi dan mempercepat pemulihan sistem kelistrikan.
Sebagai upaya tambahan, PLN menyiapkan kapasitas pembangkit sebesar 62 MW untuk mendukung pasokan listrik di wilayah UID Sulselrabar.
“Kami terus berupaya maksimal, termasuk kami menghadirkan tambahan pembangkit 62 MW untuk memperkuat pasokan. Kami berterima kasih atas pengertian dan dukungan masyarakat, dan akan terus menyampaikan informasi perkembangan kondisi kelistrikan,” lanjut Didik.
PLN Imbau Masyarakat Bijak Menggunakan Listrik
PLN mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menggunakan listrik secara bijak, terutama pada jam beban puncak. Upaya penghematan listrik diharapkan dapat membantu menjaga keseimbangan sistem selama proses pemulihan berlangsung.
Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai manajemen beban melalui WhatsApp Channel unit layanan pelanggan (ULP) setempat.
Sementara itu, pelanggan yang ingin menyampaikan keluhan atau mendapatkan bantuan terkait layanan kelistrikan dapat menghubungi Contact Center PLN 123, menggunakan aplikasi PLN Mobile, atau mengakses media sosial resmi PLN.
PLN menyatakan akan terus berupaya memulihkan kondisi kelistrikan dan menyampaikan perkembangan informasi kepada masyarakat.(***)








