RUANG.NEWS MAKASSAR – Anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel), Heriwawan, mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pertanian sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian daerah.
Menurut Heriwawan, momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan harus menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dan memastikan pembangunan daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan legislator Fraksi Partai Demokrat tersebut seusai mengikuti rapat paripurna HUT ke-357 Sulsel di kantor sementara DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Senin (19/10/2026).
Heriwawan menilai, peringatan hari jadi Sulsel tidak hanya menjadi ajang merayakan capaian pembangunan, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi berbagai tantangan yang masih dihadapi masyarakat.
“Momentum HUT ke-357 Sulawesi Selatan harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah. Pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Heriwawan.
Sebagai anggota Komisi B DPRD Sulsel, Heriwawan menilai Sulawesi Selatan memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perdagangan, perikanan, hingga UMKM. Pemerintah perlu mengoptimalkan potensi tersebut untuk memperkuat ekonomi daerah sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja.
Ia secara khusus menyoroti pentingnya perhatian terhadap sektor pertanian dan UMKM. Menurutnya, penguatan kedua sektor tersebut dapat mendukung ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pencapaian swasembada pangan.
“Kita berharap sektor UMKM dan sektor pertanian, misalnya, mendapatkan perhatian khusus guna mencapai swasembada pangan,” katanya.
Heriwawan juga mendorong pemerintah daerah menghadirkan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan. Dukungan terhadap pelaku UMKM dan sektor usaha produktif, menurutnya, penting agar mereka mampu berkembang, meningkatkan kapasitas usaha, dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian Sulsel.
Selain sektor ekonomi, Heriwawan menekankan pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Selatan, ia berharap pemerintah membuka ruang yang lebih luas bagi pemuda untuk menyampaikan gagasan, menghadirkan inovasi, dan memperkuat solidaritas sosial.
“Harapan kita, Sulawesi Selatan semakin maju, mandiri, dan berdaya saing. Dengan sinergi pemerintah, DPRD, organisasi kepemudaan, dunia usaha, dan masyarakat, berbagai potensi daerah dapat dikembangkan demi mewujudkan kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Heriwawan juga menyoroti pentingnya memperkuat hubungan pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, sinergi tersebut diperlukan agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dapat menjalankan program pembangunan yang selaras dengan agenda nasional.
“Kita juga berharap relasi pusat dengan daerah semakin kuat agar Pemprov Sulsel mampu menyukseskan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tutup Heriwawan.(***)









